Beranda > Sains > Ketika memompa ban kok pentilnya jadi panas. WHY???

Ketika memompa ban kok pentilnya jadi panas. WHY???


Ketika saya memompa ban menggunakan pompa sepeda, pangkal pentilnya menjadi panas. Saya mengira itu karena gesekan udara ketika dipaksa melewati lubang katup yang sempit. Akan tetapi ketika saya menambah angin di tukang ban, pentilnya tidak menjadi panas. Ada apa gerangan?

Itu bukan karena gesekan, karena banyak udara yang dilewatkan melalui katup dalam kedua kejadian itu tidak berbeda. Jawabannya adalah karena udara (atau gas manapun) menjadi panas ketika ditekan – atau dipaksa masuk ke ruang lebih sempit. Ketika menggunakan pompa tangan, dengan cara memompakan udara kedalam pompa, tetapi ditempat tambal ban menggunakan udara yang telah bertekanan. Udara yang ditangki penampungan pasti pernah panas ketika baru diisikan dengan paksa. Akan tetapi ketika kita datang ke sana, udara bertekanan itu sudah jauh lebih dingin. Dalam ‘pemompaan’ di sini, sesungguhnya kita hanya memindahkan udara bertekanan dari tempat satu ke tempat lain. Tidak ada udara yang ditekan, jadi panas pun tidak ada.

Kategori:Sains
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: