Beranda > Sains > Jangan berjemur di siang hari bolong

Jangan berjemur di siang hari bolong


Mengapa orang mengatakan bahwa resiko kulit hangus paling besar antara pukul 10-14? Tentu saja, itu saat ketika matahari berada langsung diatas kepala kita, tetapi kenapa cahaya matahari tegak lurus lebih kuat? Apakah karena pada tengah hari sang surya lebih dekat dengan kita?

Tidak, jarak 150 juta kilometer yang memisahkan matahari dan bumi tidak pernah peduli dengan jadwal santap siang atau rekreasi kita. Matahari pada dasarnya sama jauhnya dari hidung kita selama seharian. Tapi, sorotan cahayanya yang berubah-ubah, karena 2 alasan: pertama karena lapisan atmosfer dan kedua karena sudut jatuhnya ke permukaan bumi.

Gambarkan bumi sebagai sebuah bola yang dibungkus dengan suatu lapisan udara atmosfer yang tebalnya beberapa ratus kilometer. Ketika sang surya tepat di atas kepala kita, cahayanya datang tegak lurus dengan atmosfer dan permukaan tanah, dan dalam kejadian ini cahaya tsb menembus atmosfer dengan segenap kekuatan yang dimilikinya. Akan tetapi ketika benda angkasa ini dekat cakrawala, cahayanya akan membentuk sudut sangat miring, bahkan hampir horizontal. Akibatnya cahaya yang sama harus menembus atmosfer yang lebih tebal sebelum sampai ke jidat kita. Karena atmosfer membaurkan dan menyerap cahaya matahari, makin tebal atmosfer yang harus ditembus, makin lemah intesitas cahayanya. Itu sebabnya intensitas cahaya matahari pada pagi dan petang hari lebih rendah daripada pada tengah hari bolong. Sekitar matahari terbit atau terbenam, cahayanya hampir 300 kali lebih redup daripada pada tengah hari.

Tapi, bahkan andaikata bumi tidak memiliki atmosfer, cahaya matahari lebih lemah ketika posisinya di langit lebih rendah. Ini semata-mata karena alasan geometri, yakni kemiringan sudut terjang cahaya matahari.

Kategori:Sains
  1. 21/08/2009 pukul 2:21 pm

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa…!!!
    Semoga Amal serta Ibadah kita di bulan Ramadhan kali ini membawa Rahmat dan Berkah yang melimpah buat kita semua

  2. sheinastya putri
    22/08/2009 pukul 3:46 am

    ughh…aku emang g kuat kena panas..lgsung pusing…apalagi di surbay,,busetttt

    met puasa_

  3. 12/09/2009 pukul 7:29 am

    yang bener.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: