Beranda > Teknologi > Face Recognition (pengenal wajah)

Face Recognition (pengenal wajah)


faceSuatu contoh ketika kita pergi ke salah satu tempat dan tanpa sengaja bertemu dengan seseorang yang rasanya pernah kita kenal. Setelah saling bertatap muka dan sedikit basi-basi akhirnya menyadari bahwa orang tsb adalah teman sewaktu sekolah. Ini merupakan contoh bahwa manusia memiliki kecerdasan untuk mengenali wajah. Kecerdasan inilah yang akan diadaptasi oleh komputer dengan nama face recognition. Pada tahun 60-an para ahli telah meneliti hal ini dan software pengenal wajah mulai berkembang. Software ini biasa digunakan dengan kamera CCTV yang ditaruh di tempat umum, perkantoran, hotel, dsb untuk mengintai tindak kriminal di tempat tsb, mencari orang hilang ataupun buronan polisi. Antara wajah yang satu dengan yang lain memiliki kontur khusus yang berbeda. Kira-kira ada 80 titik kontur yang dapat diukur oleh software diantaranya : lebar hidung, panjang rahang, bentuk tulang pipi, dan kedalaman lekuk mata. Titik-titik kontur tsb diukur menggunakan kode numerik, disebut faceprint yang disimpan dalam database. Pada awalnya software face recognition mengandalkan foto wajah 2D untuk dibandingkan atau diidentifikasi dengan foto wajah 2D lainnya dalam database. Untuk mendapatkan hasil yang akurat dan efektif, foto wajah yang diambil harus benar-benar menghadap kamera. Hal ini harus dilakukan sedemikian rupa agar hasilnya akurat, faktor cahaya dan mimik wajah akan sangat berpengaruh sehingga foto tsb dikenali atau tidak oleh database.

Face Recognition 3D

Untuk mengatasi kelemahan diatas maka dikembangkanlah software pengenal wajah yang menggunakan model tiga dimensi (3D). Software ini dinyatakan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi. Face recognition 3D menangkap foto permukaan wajah manusia secara 3D, mengenali bagian-bagian khusus pada wajah manusia yaitu jaringan otot dan tulang wajah yang menonjol, seperti bentuk cekungan mata, hidung dan  dagu. Langkah-langkah software ini dalam mengenali wajah manusia antara lain:

Deteksi : pengambilan wajah manusia dengan menscan foto 2D secara digital

Penjajaran : setelah berhasil mendeteksi , software akan menentukan posisi, ukuran dan sikap kepala

Pengukuran : software mengukur lekukan yang ada di wajah dan membuat template

Representasi : template tsb diterjemahkan ke dalam sebuah kode unik, yang mempresentasikan setiap wajah

Pencocokan : foto wajah yang  telah dipresenstasikan dan foto wajah dalam database sama-sama 3D

Verifikasi : pencocokan satu berbanding satu, contohnya : foto wajah yang diambil dicocokan dengan database dari DPO kasus perampokan. Software akan langsung memberitahukan identitas DPO tsb

Analisis Tekstur Wajah : kemajuan software ini adalah penggunaan biometrik kulit, atau keunikan tekstur kulit untuk meningkatkan akurasi hasil pencocokan

Kategori:Teknologi
  1. 30/08/2009 pukul 8:44 am

    Ga ada Link Download softwarenya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: