Beranda > Teknologi > Enkripsi

Enkripsi


Enkripsi digunakan untuk melindungi informasi-informasi rahasia. Misalnya, informasi yang menjadi rahasia sebuah organisasi sehingga tidak bisa dibaca oleh sembarang orang. Keamanan informasi yang popular dikomputer adalah enkripsi mengencode informasi dengan cara tertentu, sehingga hanya orang yang diberi ijin atau kunci yang bisa membukanya.

Sedikit sejarah enkripsi yang saya ketahui:
Enkripsi komputer didasarkan pada ilmu kriptografi. Sejarawan Yunani Lucius Mestrius Plutarchus (46-120) menulis tentang para jendral tentara Spartan yang mengirim dan menerima pesan sensitif menggunakan scytale (sebuah kayu gelondong kecil). Para jendral tersebut membungkus scytale dengan kertas terbuat dari kulit, dan menuliskan pesan sensitif diatasnya. Ketika gulungan kertas dilepaskan dari gelondongan kayu tersebut, tulisan terlihat bercampur aduk dan tidak memiliki makna. Tapi, bila jendral lain menerima kertas tsb dan menggulungkannya diatas scytale dengan ukuran yang sama, dia bisa membaca isi pesan.

Saat ini sebagian besar kriptografi mengandalkan komputer, mengingat kode yang dibuat manusia sangat mudah dipecahkan oleh komputer . Chiper yang digunakan saat ini berupa algoritma. System enkripsi komputer  termasuk ke dalam salah satu dari dua kategori enkripsi yaitu: symmetric-key dan public-key.

Symmetric -Key

Dalam enkripsi symmetric-key, setiap komputer memiliki sebuah kunci rahasia (code) yang digunakan untuk membungkus (mengenkripsi) paket informasi sebelum dikirimkan ke komputer lain. Harus diketahui komputer-komputer mana saja  yang akan bertukar data satu sama lain. Kemudian harus menginstal kunci yang sama pada masing-masing komputer untuk membungkus dan membuka pesan yang diterima. Algoritma symmetric pertama yang dikembangkan di AS th 1970an adalah DES (Data Encryption Standard) dengan menggunakan kunci 56-bit. Salah satu kelemahan tipe enkripsi ini yaitu adanya keharusan bagi dua penggunanya untuk bertukar kunci yang identik. Apabila kunci ini jatuh kepada orang ketiga, dia dapat membuka data yang dienkripsi dengan kunci tsb.

Public-Key

Dengan adanya kelemahan tipe symmetric-key, para ahli kriptografi merancang sebuah system enkripsi yang bersifat asismetris yang dikenal dengan istilah public-key. Enkripsi ini menggunakan 2 kunci yang berbeda pada saat yang bersamaan kombinasi dari private-key dan public-key. Private-key hanya dikenali pada komputer sendiri sedangkan public-key diberikan oleh komputer sendiri kepada komputer lain yang diajak bertukar informasi. Untuk membuka pesan yang dibungkus, sebuah komputer harus menggunakan public-key, yang disediakan oleh komputer asal.

Kategori:Teknologi
  1. Yep
    20/07/2009 pukul 3:50 pm

    Thnkas infonya ya 🙂
    Btw link juga sudah aku pasang, tapi nama blogku diganti dengan Ada apa Yep…ya, jgn yepiye 🙂

  2. 22/07/2009 pukul 6:03 am

    salam kenal mas…ikutan tukaran link ya…link udah dipasang di blog saya…makasih ya mas…

  3. 24/08/2014 pukul 9:13 am

    Very good post. I’m experiencing some of these issues as well..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: